You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pedagang Ikan Hias di Jalan Kartini Raya
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

Relokasi Pedagang Ikan Hias Kartini Belum Terealisasi

Relokasi pedagang ikan hias di Jalan Kartini Raya, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, tak kunjung terealisasi. Hal itu membuat pedagang menjadi resah lantaran tidak jelasnya waktu relokasi yang dijanjikan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat bulan Juni ini. Sebelumnya, sebanyak 85 kios pedagang tersebut akan direlokasi ke Jl Gunung Sahari 7a, Kelurahan Gunung Sahari Utara, Sawah Besar.  

Mudah-mudahan bulan Agustus sudah selesai itu

Ujang (46), salah seorang pedagang mengatakan, ia dan pedagang lainnya telah menyetujui relokasi yang rencananya akan dilakukan tahun ini. "Bulan Maret lalu, Pak Walikota Jakarta Pusat datang ke sini, diskusi dan akhirnya kita menyepakati untuk direlokasi. Relokasinya kalau saya nggak salah bulan Juni, tapi sampai sekarang tempat untuk kita relokasi belum ada," kata Ujang, Jumat (27/6).

Pedagang, kata Ujang, berharap relokasi tersebut dilakukan secepatnya dan jangan sampai menjelang lebaran Idul Fitri. "Cepat selesai aja, diliputin rasa cemas itu nggak enak dan juga maunya setelah lebaran aja, soalnya lagi banyak pengeluaran satu bulan ke depan," harapnya.

Omset Penjualan Ikan Cupang Naik 60 Persen

Wakil Camat Sawah Besar, Fauzi, mengatakan, penataan lahan relokasi saat ini sedang dilakukan oleh PT Brankas sebagai pengembang proyek Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI). "Saat ini sedang berlangsung, jadi para pedagang nggak usah khawatir," ujarnya.

Terlambatnya relokasi, lanjut Fauzi, karena tidak mampunya Sudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Pusat dalam menangani relokasi lahan. "Telatlah, pihak sudin nggak sanggup, ya saya coba ke Brantas,  mereka mau," ucap Fauzi.

Ditambahkan Fauzi, pengerjaan lahan tersebut direncanakan akan rampung pada bulan Agustus mendatang. "Mudah-mudahan bulan Agustus sudah selesai itu," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Sudin KUMKMP Jakarta Pusat, Sri Indrastuti saat dihubungi melalui telepon selulernya tidak diangkat, begitu juga dengan pesan singkat yang dikirimkan tidak dibalas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7953 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6776 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1765 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1535 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1452 personFakhrizal Fakhri