You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tim Gabungan Sidak Produsen Tahu Di Johar Baru
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Petugas Sidak Produsen Tahu di Johar Baru

Masih ditemukannya sejumlah produk yang mengandung zat berbahaya membuat tim gabungan diturunkan untuk melakukan pengawasan. Salah satunya dilakukan di sentra pabrik tahu di Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Kita temukan di pasar tradisional masih ada tahu mengandung zat berbahaya tersebut, kita periksa mulai dari pemasok hingga produsennya

Kepala Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, tindak lanjut pengawasan keamanan pangan ini karena masih ditemukan adanya produk tahu mengandung formalin.

"Kita temukan di pasar tradisional masih ada tahu mengandung zat berbahaya tersebut, kita periksa mulai dari pemasok hingga produsennya," ujarnya, Minggu (12/6).

Penjualan Tempe Tahu Meningkat Selama Ramadan

Tim gabungan terdiri dari Polda Metro Jaya, Dinas Perindustrian dan Energi, dan Dinas Kesehatan. Petugas mengambil sejumlah sampel dari sentra tahu itu. Setelah dilakukan uji sampel produk, hasilnya dinyatakan semua negatif atau aman dari zat berbahaya.

"Tim keamanan pangan Pemrov DKI akan terus melakukan pengawasan di sentra pemasok untuk memastikan pangan aman dikonsumsi, jika ditemukan pelangaran maka akan ditindak sesuai UU Pangan No 18 Tahun 2012," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh 26 Agustus

    access_time24-08-2026 remove_red_eye1981 personDessy Suciati
  2. Lomba Dayung di Pasar Baru Digelar Akhir Agustus

    access_time20-08-2026 remove_red_eye1601 personFolmer
  3. Ketua RW dan LMK di Susukan Adu Jago Bikin Nasi Goreng

    access_time19-08-2026 remove_red_eye1201 personNurito
  4. LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan 26 Agustus

    access_time22-08-2026 remove_red_eye1161 personDessy Suciati
  5. Resmikan RS Toto Tentrem, Pramono Dorong Kerja Sama dengan RSUD Tarakan

    access_time24-08-2026 remove_red_eye1017 personDessy Suciati