You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
40 PKWT Sudinhubtrans Jaktim Sterilisasi di Jalur Transjakarta
photo Nurito - Beritajakarta.id

40 PKWT Sterilisasi Busway di Jaktim

Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Jakarta Timur mengerahkan puluhan personel pekerja kontrak waktu tertentu (PKWT) untuk sterilisasi dua koridor jalur bus Transjakarta atau busway.

Mereka jaga di mulut koridor. Nanti pelanggarnya langsung ditilang polisi yang berjaga di ujung koridor

"Ada 40 PKWT yang kita siagakan fokus di dua koridor dan dibagi dalam dua shift. Mereka jaga di mulut koridor. Nanti pelanggarnya langsung ditilang polisi yang berjaga di ujung koridor," ujar Bernad Octavianus Pasaribu, Kepala Sudinhubtrans Jakarta Timur, Senin (13/6).

Lokasi yang menjadi titik fokus sterilisasi yakni koridor 4, mulai dari perempatan tugas hingga perempatan Jalan Pemuda-Bypass. Kemudian di koridor 5, mulai dari Terminal Kampung Melayu hingga perempatan Matraman. Dua lokasi ini yang sudah dipasangi beton MCB mini.

Basuki Larang Diskresi di Busway

Sterilisasi oleh personel PKWT ini dibagi dalam dua shift. Yakni mulai dari pukul 07.00-14.00 dan shift kedua dari pukul 14.00-22.00.

"Jika masih ada kendaraan yang lolos selain Transjakarta, petugasnya akan kita berikan sanksi," tandasnya.

Hari ini sanksi tegas maksimal diberikan bagi pengendara yang menerobos jalur bus Transjakarta, yakni denda Rp 500 ribu.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6288 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2761 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2290 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1915 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1791 personNurito