You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       DKI Satukan Grounbreaking LRT, Velodrome dan Equistrian
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

DKI Satukan Grounbreaking LRT, Velodrome dan Equistrian

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan proses pembangunan, Equistrian dan Velodrome sesuai tahapan. Direncanakan, peletakan batu pertama (groundbreaking) kedua venue Asian Games 2018 tersebut dilangsungkan bersamaan dengan groundbreaking Light Rapid Transportation (LRT) saat HUT Kota Jakarta, 22 Juni mendatang.

Dalam rangka HUT Kota Jakarta. Sekaligus, groundbreaking velodrome, equestrian dan LRT jadi satu

"Dalam rangka HUT Kota Jakarta. Sekaligus, groundbreaking velodrome, equistrian dan LRT jadi satu. Tempatnya ada dua alternatif, di Pulomas atau di Rawamangun," katanya di Balai Kota, Kamis (16/6).

Menurut Djarot, dua arena olahraga yang akan dijadikan tempat bertanding atlet-atlet terbaik se-Benua Asia dibangun dengan standar internasional. Tiap arena sudah memiliki sertifikasi kelaikan dari masing-masing federasi olah raga internasionalnya.

Equestrian Standar Internasional Tak Hanya untuk Asian Games

"‎Targetnya yang lebih dulu selesai itu equistrian. Baru setelah itu velodrome. Kalau misalnya bulan Agustus 2018, maka Februari 2018 harus selesai," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3328 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2216 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye936 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye852 personDessy Suciati
  5. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye839 personAldi Geri Lumban Tobing