You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI akan Bangun Apartemen di Pasar Induk Beras Cipinang
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

DKI akan Bangun Apartemen di Pasar Induk Beras Cipinang

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana untuk membangun apartemen di kawasan Pasar Induk Beras Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur. Agar pekerja yang berada di sekitar pasar bisa lebih dekat.

Wacana pembangunan apartemen di Pasar Induk Beras Cipinang ini sebenarnya lebih untuk pemanfaatan ruangan

"Wacana pembangunan apartemen di Pasar Induk Beras Cipinang ini sebenarnya lebih untuk pemanfaatan ruangan," ujar Basuki, usai peresmian mesin pengolah beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jumat (17/6).

Menurutnya, pembangunan apartemen itu nantinya tidak akan mempengaruhi gudang yang ada saat ini. Sebab apartemen dibangun di atas gudang. Alasannya, lahan seluas 16 hektare di kawasan Pasar Induk ini sangat potensial untuk dibangun rusun. Pegawai maupun pekerja dapat tinggal di apartemen dengan tarif yang sangat murah.

DKI Operasikan Pengolah Beras Berkapasitas 4-5 Ton Per Jam

Dari apartemen itu DKI juga bisa mendapatkan keuntungan besar. Uangnya bisa digunakan untuk subsidi pendidikan, kebutuhan pangan dan transportasi.

Sementara untuk perencanaan dan pelaksanaan pembangunan saat ini masih dalam tahap penyusunan. "Sekarang lagi dihitung-hitung duitnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6847 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5675 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3260 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2123 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1892 personAnita Karyati