You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       Ribuan Pemegang KJP Mengantri Daging Murah Sejak Subuh
photo Nurito - Beritajakarta.id

Ribuan Pemegang KJP Serbu Penjualan Daging di Cipayung

Ribuan warga pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) mengantre untuk membeli daging bersubsidi di kantor Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Senin (27/6). Walau loket penjualan baru buka jam 08.00 namun warga sudah berkerumun untuk mengantre sejak pukul 05.00.

Saya datang jam 05.30, maksudnya biar antrenya duluan. Ternyata sudah banyak yang antre duluan

Kartini (38), warga Kelurahan Munjul mengatakan, sengaja datang dari pukul 05.30 agar mendapatkan posisi di depan. "Saya datang jam 05.30, maksudnya biar antrenya duluan. Ternyata sudah banyak yang antre duluan," kata Kartini.

Jakpus Siapkan 10.936 Daging Sapi untuk Pemegang KJP

Zaenal (52), warga lainnya mengatakan, datang dari pukul 06.00 namun hingga pukul 09.30 belum mendapatkan giliran.

"Yang antre kebanyakan ibu-ibu, jadi risih juga lagi puasa begini. Saya terpaksa antrenya di luar barisan. Yang penting warga lainya tahu saya ikut antri," ucap Zaenal.

Pantauan Beritajakarta.com, untuk melayani pembelian daging dengan KJP, petugas menyiapkan tenda. Di dalamnya terdapat delapan mesin ATM Bank DKI. Sebelum masuk ke tenda pembayaran, KJP warga diverifikasi terlebih dulu oleh petugas di dua meja barisan belakang.

Di Kecamatan Cipayung ini panitia menyiapkan stok daging sapi sebanyak 2.006 kilogram. Sedangkan ayam potong sebanyak 1.055 ekor.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati