You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kapolda: Takbiran di Masjid dan Musala Lebih Baik
photo Doc - Beritajakarta.id

Kapolda: Takbiran di Masjid dan Musala Lebih Baik

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Moechgiyarto mengimbau masyarakat agar melaksanakan takbiran di masjid dan musala ketimbang melaksanakan takbir keliling. Meski begitu, pihaknya akan tetap melakukan pengamanan dan pengawalan.

Kalau bisa laksanakan takbiran di masjid dan musala itu lebih baik, ketimbang melaksanakan takbir keliling

"Kalau bisa laksanakan takbiran di masjid dan musala itu lebih baik, ketimbang melaksanakan takbir keliling. Kalau memaksakan kita amankan dan kawal, sampai betul-betul aman, nyaman, dan kembali dengan selamat," ujar Moechgiyarto, usai memimpin Apel Pengamanan Malam Takbir di Mapolda Metro Jaya, Selasa (5/7) sore.

Dikatakan Moechgiyarto, warga yang melaksanakan takbiran keliling harus mematuhi peraturan lalu lintas. Apabila kedapatan melanggar, pihaknya akan melakukan penindakan. Warga yang melaksanakan takbir menggunakan kendaraan bak terbuka juga diminta agar jumlahnya tidak melebihi kapasitas muatan.

Polda Metro Tingkatkan Kewaspadaan

"Kalau naik motor bertiga, nggak pakai helm akan kita tindak tegas. Sudah saya sampaikan pada jajaran tindak tegas. Kalau mereka tidak tertib nggak usah lakukan takbiran," tandas Moechgiyarto.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29347 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11573 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6947 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3898 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1671 personAldi Geri Lumban Tobing