You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Akui Sidak PNS Masih Diperlukan
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Basuki Temukan Lurah Manipulasi Laporan Qlue

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, masih menemukan oknum pegawai negeri sipil (PNS) DKI yang memainkan laporan Qlue.

Kayak dulu masih ada laporan Qlue, oknum masih bohong. Jadi dia lapor sendiri langsung dia beresin sendiri supaya dapat poin

Modusnya, mereka melaporkan sendiri permasalahan yang terjadi, kemudian dikerjakan agar mendapatkan poin.

"Kayak dulu masih ada laporan Qlue, oknum masih bohong. Jadi dia lapor sendiri langsung dia beresin sendiri supaya dapat poin. Makanya sistemnya kami perbaikin lagi," ujar Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/7).

PNS Pulau Seribu Diminta Tingkatkan Disiplin Kerja

Basuki mencatat ada sekitar 10 persen laporan Qlue yang dimanipulasi. Beberapa lurah sudah dicopot akibat memanipulasi laporan. "Nggak banyak yang dimanipulasi, dibawah 10 persen. Kami sudah tahu, kan ada lurah yang dicopot," katanya.

Oleh sebab itu, Basuki menilai inspeksi mendadak (sidak) masih diperlukan. Karena meski telah menggunakan sistem berbasis elektronik, masih banyak oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang bermain.

"Sidak masih perlu karena masih ada beberapa oknum bohongin. Jadi kayak laporan WA (whatsapp) pun nggak semua jujur," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29597 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11681 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye4014 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye3970 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1794 personAldi Geri Lumban Tobing