You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pratu Heri Resmi Diberhentikan Secara Tidak Hormat
photo Andry - Beritajakarta.id

Pembakar Jukir Monas Resmi Dipecat dari TNI

Pelaku pembakar juru parkir (jukir) liar di kawasan Monas beberapa waktu lalu, Prajurit Satu (Pratu) Heri Ardiansyah, resmi dipecat dari kesatuannya Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Pemecatan Pratu Heri dilakukan langsung Danpuspom TNI AD, Mayjen Unggul K Yudhoyono melalui upacara yang digelar di lapangan Pusat Polisi Militer TNI AD, Jalan Medan Merdeka Timur No 17, Jakarta Pusat, Senin (7/7) pagi.

Perbuatan yang dilakukan pelaku bisa merusak image kesatuan. Sesuai dengan undang-undang, ada hukuman tambahan bagi pelaku yakni pemberhentian secara tidak hormat

"Perbuatan yang dilakukan pelaku bisa merusak image kesatuan. Sesuai dengan undang-undang, ada hukuman tambahan bagi pelaku yakni pemberhentian secara tidak hormat," kata Mayjen Unggul K Yudhoyono.

Selain diberhentikan secara tidak hormat, Pratu Heri juga akan dijerat Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara. "Heri telah dikembalikan menjadi masyarakat biasa karena melakukan tindak kriminal pribadi saat masih menjadi anggota TNI-AD," jelasnya.

Dishub: Pria yang Dibakar di Monas Juru Parkir Liar

Pantauan beritajakarta.com, upacara pemberhentian jabatan secara tidak hormat ini diawali dengan pemanggilan Pratu Heri ke lapangan upacara sekitar pukul 08.18 WIB. Pelaku pembakaran juru parkir Monas yang mengenakan seragam lengkap TNI AD itu tertunduk lesu saat berjalan ke tengah lapangan dan menghadap Danpuspomad, Mayjen TNI, Unggul K Yudoyono selaku Inspektur Upacara (Irup).

Didampingi dua prajurit upacara lainnya, Mayjen Unggul turun dari podium lalu melucuti satu persatu atribut militer yang dikenakan Pratu Heri. Adapun atribut militer yang dilucuti yakni baret, ikat pinggang hingga baju seragam militer.Bersamaan dengan itu, Mayjen Unggul mengganti kaos militer Pratu Heri dengan baju batik berwarna cokelat. Pergantian seragam militer ke batik tersebut sebagai simbol jika yang bersangkutan telah menjadi masyarakat biasa.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7672 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5543 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1618 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1439 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1320 personFakhrizal Fakhri