You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
7 Rumah di Kebon Bawang Dipenuhi Jentik Nyamuk
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

7 Rumah di Kebon Bawang Ditemukan Jentik Nyamuk

Sebanyak tujuh dari 23 rumah di RW 13, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara dipenuhi jentik nyamuk.

Keberadaan jentik nyamuk aedes aegypti pada tujuh rumah warga di RW tersebut diketahui dari hasil monitoring giat PSN

Penemuan jentik nyamuk saat tim monitorong Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dipimpin Wali Kota Jakarta Utara, Wahyu Haryadi menyusuri wilayah permukiman warga.

"Keberadaan jentik nyamuk aedes aegypti pada tujuh rumah warga di RW tersebut diketahui dari hasil monitoring giat PSN di wilayah tersebut," ujar Wahyu, usai monotoring PSN di RW 13, Kelurahan Kebon Bawang,  Jumat (15/7).

Warga Kebon Jeruk Harus Aktif Berantas Jentik Nyamuk

Dijelaskan Wahyu, saat monitoring PSN di wilayah itu, rombongan pejabat berpencar dengan menyambangi hunian warga untuk mengecek bak penampungan air, saluran air, penampungan air dispenser, pot-pot bunga dan lain sebagainya. Hasilnya, jentik di tujuh rumah warga ditemukan di bak penampungan air dan pot bunga.

"Agar tidak jadi penyebab adanya penyakit demam berdarah, keberadaan bak-bak penampungan air dan pot-pot bunga airnya langsung saya perintahkan untuk dikuras ," tandasnya.

Ia menyarankan warga dan petugas jumantik, usai libur Lebaran, giat melakukan PSN dilakukan kembali dengan kegiatan 3 M di wilayahnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1179 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati