You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Tidak Yakin Jumlah Penduduk Miskin di Jakarta Meningkat
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot Ingin Data Valid Penduduk Miskin dari BPS

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta kepada Badan Pusat Statistik (BPS) DKI untuk menginformasikan data valid penduduk miskin yang disurvey. Sehingga kebijakan penanggulangan kemiskinan bisa tepat sasaran.

Justru kalau ada data yang konkret dari BPS. Kita bisa tau kalau bisa by name (nama), by adress (alamat) kita bisa kasih kebijakan yang khusus mengangkat mereka

"Justru kalau ada data yang konkret dari BPS. Kita bisa tau kalau bisa by name (nama), by adress (alamat) kita bisa kasih kebijakan yang khusus mengangkat mereka‎," ujar Djarot, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (18/7).

Djarot khawatir jika data penduduk miskin yang dipaparkan oleh BPS DKI beberapa waktu lalu belum menyeluruh.

Jumlah Penduduk Miskin di Jakarta Menurun

"‎Sekarang kalau mengenai kemiskinan di DKI, anda tahu bahwa DKI ini dihuni oleh berbagai macam penduduk dari berbagai macam daerah‎. Yang saya khawatirkan adalah, data BPS itu bukan KTP Jakarta‎," tandasnya.

Bulan September 2015, jumlah penduduk miskin di Jakarta mencapai ‎368.670 jiwa. Sementara bulan Maret 2016, jumlah penduduk miskin di Jakarta mencapai 384.300 jiwa. Dengan begitu ada kenaikan 15.630 jiwa penduduk Jakarta yang miskin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye9879 personAnita Karyati
  2. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5445 personTiyo Surya Sakti
  3. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2206 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2027 personFakhrizal Fakhri
  5. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1692 personDessy Suciati