You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Koslting Listrik, Penyebab Tertinggi Kebakaran di Jaktim
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Kebakaran di Jaktim Capai 105 Kasus

Selama periode Januari hingga 1 Agustus 2016, kebakaran di wilayah Jakarta Timur mencapai 105 kasus. Dalam kebakaran tersebut, empat orang meninggal dunia dan 11 lainnya mengalami luka-luka.

Sejak Januari sampai Agustus ini ada 105 kasus kebakaran

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur, Gatot Sulaiman mengatakan, penyebab 105 kasus kebakaran ini didominasi hubungan arus pendek listrik dengan jumlah 62 kasus disusul 34 faktor lain dan sembilan kasus kompor gas.

"Sejak Januari sampai Agustus ini ada 105 kasus kebakaran. Kami imbau warga harus waspada dan saling menjaga agar kasus kebakaran tidak terjadi lagi," katanya, Senin (1/8).

Kebakaran di Jakut Selama Ramadan Menurun

Gatot merinci, 105 kasus kebakaran ini terjadi 14 kasus (Januari), 12 kasus (Februari), 14 kasus (Maret), 11 kasus (April), 18 kasus (Mei), 18 kasus (Juni), 17 kasus (Juli) dan satu kasus (Agustus) yang menimpa pabrik mebel di Jalan Cipinang Muara 3 RT 11/04 Klender, Duren Sawit.

Ia menyebutkan, kebakaran yang terjadi selama kurun waktu ini menyebabkan 158 Kepala Keluarga (KK) atau 408 jiwa kehilangan tempa tinggal dan empat orang tewas serta 11 orang luka-luka. Tak hanya itu, kebakaran juga menyebabkan kerugian materi Rp 23, 743 miliar. Adapun luas lahan yang terbakar sekitar 33.762 meter persegi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1347 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1330 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1243 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1089 personTiyo Surya Sakti
  5. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1083 personAldi Geri Lumban Tobing