You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Apartemen Kebagusan City Jadi Target Binduk
photo Humas Jakarta Selatan - Beritajakarta.id

5 WNA Terjaring Binduk di Apartemen Kebagusan City

Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Selatan menggelar operasi  Bina Kepedudukan (Binduk) di Apartemen Kebagusan City, Kelurahan Kebagusan  Pasar Minggu. Dari hasil penyisiran, petugas juga mendapati lima orang Warga Negara Asing (WNA) tidak dilengkapi dokumen keimigrasian.

Kemudian lima orang WNA tidak lengkap dokumennya kita serahkan ke Imigrasi

Kasudin Dukcapil Jakarta Selatan, Sapto Wibowo mengatakan, Binduk ke apartemen menyasar pendatang baru dan WNA. Hasilnya sejumlah WNA dan puluhan pendatang baru terjaring operasi.

"Hasil sementara sebanyak 42 KTP daerah dapat pembinaan dalam pelaksanaan Binduk di Kelurahan Kebagusan. Kemudian lima orang WNA tidak lengkap dokumennya kita serahkan ke Imigrasi," katanya, Rabu (3/8).

Operasi Binduk Digelar Selama Sebulan

Menurut Sapto, warga negara Indonesia (WNI) yang tidak memiliki identitas akan diberikan surat keterangan domisili sementara (SKSD). Sedangkan bagi WNA yang tidak memiliki kelengkapan dokumen dilimpahkan ke imigrasi untuk tindakan lebih lanjut.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung tertib hunian, agar masyarakat yang tinggal di DKI untuk patuh terhadap ketentuan peraturan yang berlak ," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11256 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6743 personNurito
  3. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye6441 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3586 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1688 personFolmer