You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Coretan di Dinding Parapet Ciliwung Kian Parah
photo Nurito - Beritajakarta.id

Coretan di Dinding Parapet Ciliwung Semakin Banyak

Kondisi dinding parapet yang menjadi pembatas Kali Ciliwung dan jalan inspeksi kondisinya memprihatinkan. Dinding sepanjang sekitar dua kilometer yang membentang kawasan Kampung Pulo hingga Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur dipenuhi coretan cat.

Kalau kreasi gambar yang bagus sih kita fasilitasi. Tapi kalau coretan anak-anak sekolah, ya saya minta PPSU membersihkannya

Pantauan Beritajakarta.com, Jumat (12/8), coretan menggunakan cat pilox hampir menghiasi seluruh bagian dinding parapet ini. Kondisinya semakin banyak, bahkan hampir merata. Seluruh tulisan dibuat asal coret saja sehingga membuat dinding terlihat kumuh dan tak terawat.

Camat Jatinegara, Nasrudin Abubakar mengatakan, akan mengerahkan petugas pengawasan dan penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) untuk membersihkannya. Namun ia juga minta warga turut merawat dan menjaganya. Jika ada pihak yang akan mengotori tembok, hendaknya dicegahnya.

Coretan di Tiang Tol Kampung Bandan Dibersihkan

"Secepatnya kita kerahkan PPSU untuk membersihkan coretan di dinding parapet itu. Kalau kreasi gambar yang bagus sih kita fasilitasi. Tapi kalau coretan anak-anak sekolah, ya saya minta PPSU membersihkannya," tandas Nasrudin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye7009 personDessy Suciati
  2. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4532 personAnita Karyati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2184 personFakhrizal Fakhri
  4. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2107 personDessy Suciati
  5. Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

    access_time29-10-2026 remove_red_eye1725 personFakhrizal Fakhri