You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lenggang Jakarta Kemayoran Resmi di Bangun
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Pembangunan Lenggang Jakarta Kemayoran Dimulai

Setelah sempat tertunda, pembangunan Blok BI Lenggang Jakarta di Kemayoran, Jakarta Pusat akhirnya dimulai. Tempat tersebut nantinya akan dijadikan sebagai lokasi wisata kuliner dan pakaian serta menampung 600 pedagang kaki lima (PKL) binaan.

Memang sebelumnya pembangunan sedikit terhambat

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, Irwandi mengatakan, pembangunan Lenggang Jakarta di Kemayoran ini menggunakan dana dari Corporate Social Responsibility (CSR) dan akan memakan waktu tiga bulan.

"Memang sebelumnya pembangunan sedikit terhambat. Tapi ini dana CSR dari PT Sosro sudah turun dan dipastikan pembangunan akan rampung sesuai jadwal," kata Irwandi, Kepala Dinas KUMKMP DKI Jakarta, Jumat (12/8).

Lenggang Jakarta Dibangun dengan Ciri Khusus

Menurut Irwandi, para PKL yang menempati kios di Lenggang Jakarta ini telah memenuhi persyaratan sesuai penilaian dari tim seleksi. Artinya tidak semua pedagang bisa berjualan di tempat tersebut.

"Tim akan melihat dulu jenis makanannya. Memang tidak semua pedagang makanan yang bisa masuk," ujarnya.

Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede berharap, pembangunan Blok BI Lenggang Jakarta ini bisa selesai tepat waktu. Mengingat, pada 2018 nanti akan diselenggarakan Asian Games.

"Wajah Blok B 1 ini jelang Asian Games harus berubah. Nanti yang diutamakan berjualan di sini adalah warga Kemayoran," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5856 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2364 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2112 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1707 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1616 personNurito