You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Minim Anggaran, Armada Germor di Pulau Seribu Jadi Barang Rongsokan
photo Folmer - Beritajakarta.id

Germor Pengangkut Sampah di Pulau Seribu Rusak

Sejumlah gerobak motor (germor) pengangkut sampah di enam kelurahan se-Kabupaten Kepulauan Seribu rusak karena tidak tersedianya anggaran perawatan.

Kami tidak bisa mengalokasikan anggaran perbaikan germor karena armada tersebut masih menjadi kewenangan Dinas Kebersihan DKI

Alhasil, aset barang milik Dinas Kebersihan DKI Jakarta ini tidak dapat beroperasi. Kini germor yang rusak jadi barang rongsokan.

"Kami tidak bisa mengalokasikan anggaran perbaikan germor karena armada tersebut masih menjadi kewenangan Dinas Kebersihan DKI," kata Ardani, Lurah Pulau Untung Jawa, Jumat (19/8).

Plafon Rusak di Kantor Walkot Jakbar Diperbaiki

Ia menjelaskan, kondisi dua unit germor di Kelurahan Pulau Untung Jawa sejak dua tahun belakangan ini tidak dapat beroperasi karena mengalami kerusakan.

"Jadi, proses pengangkutan sampah di lingkungan permukiman warga selama ini meminjam armada operasional milik UPK kebersihan pantai," ujarnya.

Pendapat senada diutarakan Lurah Pulau Panggang, Yulihardi. Armada germor di wilayahnya juga tidak terawat. Saat ini masih ada tiga unit germor yang masih beroperasi. Namun, jika tidak ada perawatan germor yang ada juga dikhawatirkan rusak.

"Germor yang masih beroperasi saat ini sebanyak dua unit di Pulau Pramuka dan satu di Pulau Panggang, sedangkan lainnya rusak parah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati