You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penertiban Parkir Liar di Tanah Abang Ricuh
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Penertiban Parkir Liar di Tanah Abang Ricuh

Razia parkir liar yang digelar Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat berlangsung ricuh.

Saya mau pindahin motor saya, petugas malah ngotot

Pantauan Beritajakarta.com, kericuhan bermula ketika pemuda dengan sweater merah menolak sepeda motor Yamaha Jupiter miliknya ditertibkan karena tidak dilengkapi pelat nomor polisi.

31 Mobil di Jalan Pancoran Barat Digembosi Petugas

Penolakan itu menimbulkan keributan antara petugas dengan pemilik motor. Namun gesekan tersebut tak berlangsung lama dan berhasil dilerai petugas lainnya.

"Saya mau pindahin motor saya, petugas malah ngotot. Jangan main angkut-angkut saja dong," cetus pemilik motor yang enggan disebutkan namanya, Kamis (25/8).

Wakil Kepala Dishubtrans DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko menilai kericuhan saat penertiban parkir liar merupakan hal biasa yang dialami petugas di lapangan.

"Kami sebagai petugas tetap akan bertindak tegas," ujarnya.

Sigit menuturkan, kendaraan yang terjaring razia tersebut selanjutnya diangkut dan dibawa ke Polres Jakarta Pusat. 

"Motor langsung dibawa pihak Kepolisian. Karena surat sudah mati dan pengendara tidak memiliki SIM," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye953 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati