You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
pembangunan sekolah dok beritajakarta
photo Doc - Beritajakarta.id

Anggaran Terhambat, Pembangunan Gedung SD Mangkrak

Akibat pengajuan anggarannya belum disetujui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, pembangunan gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Pagi dan 12 Petang, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, hingga kini mangkrak.

Mulai dibangun Juni 2013 dan terhenti enam bulan kemudian. Kita berharap tahun depan anggaran disetujui dan pembangunan bisa dilanjutkan sehingga akhir 2015 sudah bisa rampung

Proses rehab total gedung sekolah ini diketahui sudah berlangsung sejak Juni 2013 silam. Namun setelah berjalan selama enam bulan, pada Desember 2013, proses rehab gedung sekolah yang berlokasi di Jl Bendungan Melayu RT 04/01, Rawa Badak Selatan ini mendadak dihentikan

Padahal rehab total gedung sekolah yang pertama kali dibangun tahun 1990 ini sudah mencapai 60 persen dan menelan anggaran Rp 5,7 miliar. Biaya rehab total gedung itu sendiri hingga rampung diperkirakan mencapai Rp 10 miliar.

Gedung SMK 33 dan SMA 18 Bakal Digabung

Ani  (52), warga RT 04/01, Rawa Badak Selatan, menuturkan, sebelum direhab total kondisi sekolah tersebut tampak memprihatinkan. Selain keropos dimana-mana, kondisi sejumlah titik atap sekolah pun mengalami rusak parah.

"Kalau bangunan lama, karena dibangun tahun 1990 ya bobrok kondisinya. Tapi ini kenapa baru setengah jalan rehabnya tidak dilanjutkan lagi. Mulai akhir 2013 berhenti dan sampai sekarang tidak ada yang kerja lagi," kata Ani, Rabu (16/7).

Kepala Seksi Gedung Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Indra Patrianto membenarkan, proyek pembangunan SDN 11 Pagi dan 12 Petang Rawa Badak Selatan tertunda hingga 2015 mendatang. Sebab, usulan lanjutan rehab 2014 yang diajukan pihaknya tidak direspon Bappeda DKI.

"Mulai dibangun Juni 2013 dan terhenti enam bulan kemudian. Kita berharap tahun depan anggaran disetujui dan pembangunan bisa dilanjutkan sehingga akhir 2015 sudah bisa rampung," ujar Indra.

Proyek pembangunan sekolah tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran total sebesar Rp 10 miliar. Adapun anggaran yang sudah dikucurkan sebesar Rp 6 M dan pembangunan yang terlaksana tahun 2013 sudah menyerap anggaran sebesar Rp 5,7 M.

"Tadinya kita usulkan melanjutan pembangunan tahun ini, tapi karena tidak direspon terpaksa kita ajukan sisanya sebesar Rp 4 M tahun depan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1598 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1339 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1253 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1100 personTiyo Surya Sakti
  5. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1093 personAldi Geri Lumban Tobing