You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Masih Banyak PNS DKI Korupsi, Djarot : Itu Kurang Ajar
photo Doc - Beritajakarta.id

Djarot Nilai PNS DKI yang Korupsi Keterlaluan

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyatakan bila masih ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta yang korupsi, keterlaluan dan kurang ajar. Sebab, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah menerapkan standar gaji yang tinggi.

Gaji sudah begitu tinggi masih saja (korupsi), itu keterlaluan, kurang ajar

"‎Gaji sudah begitu tinggi masih saja (korupsi), itu keterlaluan, kurang ajar," kata Djarot di Balai Kota, Kamis (1/8).

Menurut Djarot, untuk menanggulangi budaya korupsi, memang dibutuhkan tenaga ekstra dari banyak pihak. Terlebih dari masyarakat Jakarta. Karena itu, jika menemukan PNS DKI Jakarta yang korup agar segera melapor ke dirinya maupun ke Gubernur DKI Jakara, Basuki Tjahaja Purnama.‎

Pemecatan PNS di Jaksel Tunggu Putusan Pengadilan

"Upaya lain kita betul-betul mengawasi. Yang mengawasi bukan hanya kita, masyarakat juga," ungkap Djarot.

Lebih lanjut, Djarot mengungkapkan, sebagai langkah meminimalisir tindakan korupsi PNS DKI Jakarta berbagai cara telah ditempuh. Di antaranya memberikan imbauan dilarang korupsi setiap kali pendidikan dan pelatihan digelar untuk PNS dan juga CPNS.

"Setiap diklat, saya selalu sampaikan, ingat kalau dia melakukan seperti itu yang kena bukan cuma dirinya. Dia punya keluarga teman, dia punya sejawat dan dia merusak nama baik pemprov," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye24051 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1840 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1179 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1123 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye911 personFakhrizal Fakhri