You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
25 Jemaah Haji Asal Jakarta Dirawat Inap di Arab Saudi
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Stok Obat untuk Jemaah Haji DKI Aman

Pelayanan kesehatan jemaah haji, khususnya asal DKI Jakarta hingga kini berjalan cukup baik. Diketahui sebanyak 7.566 jemaah telah memeriksa kesehatannya.

Persediaan obat dan alat kesehatan saat ini cukup, semua jemaah diperkenankan berobat dua kali dalam seminggu

Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual DKI Jakarta, Hendra Hidayat mengatakan, stok obat di pos kesehatan masih tersedia. Sehingga jemaah haji bisa memeriksakan kesehatannya dua kali dalam seminggu.

"Persediaan obat dan alat kesehatan saat ini cukup, semua jemaah diperkenankan berobat dua kali dalam seminggu. Tapi kalau urgent bisa lebih," ungkapnya.

5.628 Jamaah Haji DKI Diberangkatkan Dalam 15 Kloter

Selain itu menurutnya, seluruh petugas kesehatan dalam keadaan sehat dan siap memberikan layanan kesehatan 24 jam. Petugas juga berkoordinasi dengan petugas haji dari Kementerian Agama dalam memberikan penanganan.

Sedangkan sampai tanggal 2 September 2016, terdapat 25 jemaah yang masih dirawat inap di rumah sakit milik Pemerintah Arab Saudi.

"Penyakit terbanyak masih didominasi penyakit tidak menular seperti hipertensi, ISPA, myalgia dan gangguan saluran cerna," tandasnya.

Pasien rujukan terbanyak jemaah ke fasilitas kesehatan berhubungan dengan faktor risiko hipertensi, dyslipidemia, dan lansia. 

Saat ini, total jemaah haji asal DKI Jakarta yang meninggal dunia sebanyak satu orang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati