You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 30 Anak Ikut Pelatihan Tari Betawi di RPTRA Sunter Jaya Berseri
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

RPTRA Sunter Jaya Berseri Gelar Pelatihan Tari Betawi

Sebanyak 30 anak jenjang pendidikan SD dan SMP mengikuti pelatihan seni tari Betawi di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Sunter Jaya Berseri, di Jalan Bentengan VI RT 13/05, Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok.

Kegiatan ini untuk menumbuhkembangkan minat seni budaya, khususnya tari pada anak-anak

Pelatihan yang diselenggarakan oleh UP Pusat Pelatihan Seni Budaya Satuan Pelayanan Latihan Kesenian Kota Administrasi Jakarta Utara, direncanakan berlangsung hingga 10 hari ke depan.

Pengelola RPTRA Sunter Jaya Berseri, Teguh Iman Santoso mengatakan, pelatihan seni tari Betawi ini digelar sejak Senin (5/9) kemarin. Latihan bagi anak-anak itu digelar rutin setiap hari kecuali hari Minggu.

"Terbagi dua sesi, jam 09.00-11.00 dan pukul 14.00 - 16.00. Yang sekolah pagi latihannya siang, jadi pulang sekolah langsung latihan," katanya, Rabu (7/9).

Dikatakan Teguh, diakhir pelatihan para peserta akan dibagi menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok akan menampilkan kebolehan mereka dalam menari Betawi setelah dilatih selama 10 hari.

"Kegiatan ini untuk menumbuhkembangkan minat seni budaya, khususnya tari pada anak-anak. Tidak hanya mencintai tapi juga ikut melestarikan seni budaya Betawi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11926 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1360 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1326 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1296 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1005 personBudhi Firmansyah Surapati