You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
36 Bangunan Liar di Maphar Dibongkar
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

36 Bangunan Liar di Maphar Dibongkar

Sebanyak 36 bangunan liar sepanjang Jalan Kebon Jeruk 16, RT 03/08 Kelurahan Maphar, Tamansari, ditertibkan. Bangunan-bangunan itu ditertibkan lantaran berdiri di atas saluran air.

Kebanyakan dijadikan tempat tinggal hingga membuat kawasan jadi kumuh

Camat Tamansari, Paris Limbong mengatakan, penertiban sebanyak 36 bangunan liar berupa bedeng dilaksanakan sekitar 65 petugas gabungan Satpol PP, PHL Sudin Tata Air, TNI, Polisi aparat kecamatan dan kelurahan dilakukan. Selama ini keberadaan bangunan menyebabkan saluran terganggu dan sulit dibersihkan

“Kebanyakan dijadikan tempat tinggal hingga membuat kawasan jadi kumuh,” ujarnya, Rabu (6/9).

Gerobak PKL dan Spanduk Liar di Tanjung Duren Ditertibkan

Dijelaskan Paris, selain menjadi tempat tinggal, bangunan juga dimanfaatkan jadi tempat usaha makanan, minuman ringan dan usaha lain-lain. Menurutnya, pelaksanaan penertiban sudah dilaksanakan sesuai prosedur. Sebelum melakukan pembongkaran dengan alat berat, pihaknya sudah melakukan sosialisasi hingga menerbitkan surat perintah bongkar sendiri pada pemilik.

“Tapi hingga batas ditentukan tak juga dibongkar, makanya kami bongkar paksa. Setelah ini Tata Air dan PPSU akan bersihkan saluran,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6786 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5668 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2964 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2115 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1882 personAnita Karyati