You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pelapasan Hak Lahan Eks Kedubes Inggris Pekan Depan
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

SPPHT Lahan Eks Kedubes Inggris Diterbitkan Pekan Depan

Pembelian lahan eks Kedubes Inggris di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat terus dikebut.

Memorandum Of Understanding (MoU) sudah kita tandatangani pada 25 Agustus lalu. Kalau tidak berhalangan, 13 September akan masuk ke pelepasan hak

Rencananya, Selasa (13/9) nanti, Surat Pernyataan Pelepasan Hak Atas Tanah  (SPPHT) dari Kedubes Inggris kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan diterbitkan.

"Memorandum Of Understanding (MoU) sudah kita tandatangani pada 25 Agustus lalu. Kalau tidak berhalangan, 13 September akan masuk ke pelepasan hak," kata Djafar Muchlisin, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Kamis (8/9).

Pembelian Lahan Eks Kedubes Inggris Disarankan Melalui BUMD

Djafar menjelaskan, setelah SPPHT diterbitkan, lahan itu selanjutnya akan dibalik nama menjadi atas nama Pemprov DKI Jakarta.

"‎Pelepasan hak, balik nama, baru kemudian kita setting," ujarnya.

Menurut Djafar, nantinya, lahan seluas 4.185 meter persegi itu akan dibangun Taman Aspirasi sesuai dengan keinginan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Ia menambahkan, pembebasan lahan tersebut menelan dana kurang lebih Rp 479 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI.

"‎Harga jualnya itu di posisi Rp 479 miliar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1850 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1397 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1091 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1061 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye980 personAnita Karyati