You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
25 Anggota DPRD Babel Berkunjung ke Pasar Induk Beras Cipinang
photo Nurito - Beritajakarta.id

DPRD Babel Belajar Pengelolaan Beras ke DKI

25 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung (Babel) melakukan kunjungan kerja ke PT Food Station Tjipinang Jaya untuk mempelajari pengelolaan beras di pasar induk tersebut.

Dari studi banding ini tentunya diharapkan dapat dibawa ke Babel dan diterapkan di sana

Wakil Ketua DPRD Babel, Dedy Yulianto mengatakan, pengelolaan beras di pasar induk ini sangat profesional dalam memproduksi beras dalam kemasan. Hal ini membuat jajarannya tertarik untuk melakukan studi banding.

"Dari studi banding ini tentunya diharapkan dapat dibawa ke Babel dan diterapkan di sana," katanya, Jumat (16/9).

DPRD Salatiga Pelajari Sistem Pemerintahan di Jaktim

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi menjelaskan, pihaknya telah memiliki mesin pengolah beras asal Vietnam yang mampu memproduksi 60 ton beras per hari. Produksi beras tersebut selanjutnya langsung dipasarkan ke sejumlah daerah, pasar tradisional dan supermaket di Jakarta.

"Untuk memproduksi beras, kami juga bekerja sama dengan kelompok tani maupun penggilingan padi di sejumlah daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur," tuturnya.

Ditambahkan Arief, kerja sama ini dilakukan agar pasokan beras ke pasar ini tetap stabil dan tidak terjadi kelangkaan beras di wilayah Ibukota.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2072 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1046 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye941 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye877 personNurito