You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Peningkatan Fasilitas Umum DKI Ramah Penyandang Disabilitas
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Peningkatan Fasilitas Umum DKI Ramah Penyandang Disabilitas

Peningkatan fasilitas umum di DKI Jakarta akan mengakomodir kebutuhan penyandang disabilitas di Ibukota. Trotoar dan Bus Transjakarta pun sudah mulai menggunakan desain ramah disabilitas.

Kami ingin suatu wilayah itu ada trotoar yang baik, yang rata, yang ramah kepada penyandang disabilitas

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ingin agar semua trotoar bisa ramah disabilitas. Salah satu trotoar yang sudah mengakomodir disabilitas yakni di trotoar sepanjang jalan depan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

"Kami ingin suatu wilayah itu ada trotoar yang baik, yang rata, yang ramah kepada penyandang disabilitas," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (23/9).

Peningkatan Rasio Trotoar Lebih Efektif Kurangi Kemacetan

Trotoar di depan RSCM dilengkapi dengan protal berentuk huruf S. Portal tersebut bertujuan untuk menghalau kendaraan roda dua agar tidak melintas di atas trotoar. Namun karena berbentuk S, mana penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda tetap bisa melintas.

Trotoar juga akan dilengkapi dengan guide block untuk membantu penyandang tuna netra saat berjalan. Fasilitas yang disediakan bisa menunjang untuk semua jenis disabilitas.

"Busnya juga baru mau datang akhir tahun ini. Bus yang shockbreakernya bisa miring. Supaya kursi roda bisa mudah masuk bus," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1174 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati