You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
JPO Akan Dibangun Ramah Disabilitas
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

JPO Ibukota akan Dibangun Ramah Disabilitas

Pengelolaan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang terintegrasi dengan halte Transjakarta akan diserahkan pada PT Transjakarta.

Ini lagi proses penyerahan, Transjakarta ditugaskan agar membuat ramah disabilitas

Diharapkan kedepan JPO bisa ramah disabilitas. Sehingga bisa mengakses semua pengguna angkutan umum.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, saat ini sedang dilakukan proses penyerahan aset ke PT Transjakarta.

JPO Tak Layak Diminta Segera Dibongkar

"Ini lagi proses penyerahan, Transjakarta ditugaskan agar membuat ramah disabilitas," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (26/9).

Rencananya JPO yang terintegrasi dengan halte akan dilengkapi dengan lift atau eskalator. Sehingga penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda tetap bisa menggunakannya.

"Nanti beberapa kami mau pasang lift atau esklator agak panjang tergantung posisinya," tegasnya.

Selain itu, pihaknya meminta kepada PT Transjakarta untuk memperbaiki trotoar yang ada disekitar JPO. Karena beberapa lokasi JPO tidak dilengkapi dengan trotoar penyambung.

"Banyak sekali Transjakarta begitu turun dari halte itu nggak ada trotoar. Nah ini kami harus pikirkan gimana yang jalan kaki," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6926 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5685 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3661 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2135 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1902 personAnita Karyati