You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
450 Petugas PPSU dan PHL Jakpus Disuntik Anti Tetanus
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

450 Petugas PPSU dan PHL Jakpus Disuntik Anti Tetanus

Sebanyak 450 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), petugas harian lepas (PHL) Tata Air, Kebersihan, dan Pertamanan Jakarta Pusat diberikan imunisasi tetanus toksoid, Selasa (27/9).

Para petugas PPSU dan PHL ini tugasnya sangat berat, mengandung risiko cukup tinggi dan rentan terkena tetanus

Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, pemberian vaksin tetanus terhadap petugas PPSU dan PHL untuk mengantisipasi jika terkena benda tajam. Terlebih petugas berhubungan dengan saluran dan di jalan.

"Para petugas PPSU dan PHL ini tugasnya sangat berat, mengandung risiko cukup tinggi dan rentan terkena tetanus. Jadi jangan sampai ada petugas yang tidak diimunisasi," kata Mangara, Selasa (27/9).

Wali Kota Jakpus Diminta Tertibkan PKL di Jl Jati Baru

Ia menambahkan, tetanus merupakan penyakit yang disebabkan bakteri clostridium tetani yang masuk ke dalam tubuh melalui luka yang terbuka seperti terkena paku, pisau, pecahan kaca dan lain lain. Bakteri ini akan menyerang sistem urat syaraf dan otot.

"Saya tekankan sekali lagi, semua anggota PPSU dan PHL harus diberikan Imunisasi tetanus, jangan sampai tidak. Penyakit ini fatal dan mematikan karena racunnya menyerang sistem syaraf," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11240 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6738 personNurito
  3. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye4904 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3576 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1683 personFolmer