You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Spesifikasi ITF untuk DKI Mulai Disusun LKPP RI
photo Adi Alfiyan - Beritajakarta.id

Spesifikasi ITF untuk DKI Mulai Disusun LKPP RI

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) mulai menyusun dokumen administrasi dan teknis lelang intermediate treatment facilities (ITF). Hal ini setelah menerima masukan dari pemerintah daerah dan calon investor ITF tersebut.

Semua diakomodir demi percepatan, tapi tetap yang terbaik

"Tugas kami melakukan pendampingan untuk mempercepat proses lelangnya nantinya," ujar Irawaty Imran, Kasubdit 2 Timur, Direktorat Advokasi dan Penyelesaian Sanggah Wilayah 2 LKPP Republik Indonesia, Selasa (27/9).

Menurutnya, lelang alat tersebut memang belum pernah ada. Sehingga diperlukan sejumlah pertimbangan sebelum nantinya akan ditetapkan syarat dan teknisnya.

DKI Mulai Jajaki Calon Investor untuk ITF

"Kami juga harus lihat sejauh mana kesiapan dari yang sudah berpengalaman. Semua diakomodir demi percepatan, tapi tetap yang terbaik," katanya.

Menurutnya, pembangunan ITF tidak serta merta untuk pengolahan sampah saja. Tapi juga harus bisa menghasilkan output berupa listrik.

"Jadi bukan hanya olah sampah , tapi harus ada output yaitu listrik yang nantinya bisa dijual," tandasnya.

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, untuk pembangunan ITF Sunter diperkirakan mulai November mendatang.

"Paling cepat pembangunan 18 bulan atau dua tahun, sedangkan yang diluar sunter semua full investasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3235 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2069 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye761 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye753 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye702 personDessy Suciati