You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sering Meluap, Saluran Phb H. Deih Akan Dikeruk
photo Nurito - Beritajakarta.id

Warga Minta Saluran PHB H Deih Dinormalisasi

Warga RT 14/09 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur meminta saluran penghubung (PHB) H Deih dinormalisasi. Biasanya genangan terjadi dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter, dan masuk ke dalam rumah.

Genangan biasanya terjadi bukan hanya di permukiman warga. Namun ada tiga sekolah yang turut tergenang

Lurah Lubang Buaya, Fathoni mengaku, belakangan ini warganya sering protes lantaran rumahnya tergenang. Walau ketinggian air sekitar 40 sentimeter dan durasi sekitar satu jam, namun hal itu cukup mengganggu kenyamanan warga.

Ini termasuk saluran PHB di Jalan Al Baidho juga kondisinya sudah tak berfungsi normal. Karenanya ia meminta unit terkait segera mengeruk saluran air. Sebab jika mengandalkan tenaga PPSU tidak akan sanggup. 

Pembuatan Sodetan di Jl DI Panjaitan Terkendala Lalu Lintas

"Genangan biasanya terjadi bukan hanya di permukiman warga. Namun ada tiga sekolah yang turut tergenang. Kami mohon unit terkait segera mengatasinya," kata Fathoni, Kamis (29/9).

Sekolah yang tergenang adalah SMAN 113, SMPN 172 dan Pondok Pesantren Minhadjurassyidiin. Genangan terjadi lebih karena saluran PHB H Deih yang telah terjadi pendangkalan.

Sementara, Kasi Pemeliharaan Sudin Tata Air Jakarta Timur, Yoserizal mengatakan, akan menindaklanjuti keluhan warga Lubang buaya. Kemungkinan saluran air akan diperbaiki pekan depan.

"Minggu depan kita akan perbaiki saluran air yang rusak. Kalau memang perlu dikeruk, akan kita lakukan," tandas Yoserizal.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1205 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1197 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1004 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye961 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye865 personBudhi Firmansyah Surapati