You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Musim Hujan di Jakarta Maju Dua Bulan
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Musim Hujan di Jakarta Terjadi Lebih Awal

Musim hujan di Jakarta diprediksi lebih cepat dua bulan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini dikarenakan adanya fenomena La Nina. Alhasil, jika biasanya musim hujan dimulai pada bulan Oktober, tahun ini sudah dimulai sejak Agustus.

Musim hujan di Jakarta maju dua bulan. Sejak Agustus sudah masuk musim hujan

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Denny  Wahyu mengatakan, fenomena La Nina ini juga bisa disebut sebagai kemarau basah. Bahkan sepanjang tahun ini hujan terus menerus, meskipun intensitasnya berbeda-beda.

"Musim hujan di Jakarta maju dua bulan. Sejak Agustus sudah masuk musim hujan," kata Denny, saat Seminar Manajemen Komunikasi Jejaring Kehumasan, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (29/9).

DKI Antisipasi Dampak La Nina

Pihaknya mencatat perbandingan curah hujan tahun ini yakni sebesar 51 persen normal dan 49 persen intensitas hujan di atas normal. Hal ini akan berdampak pada banjir di Ibukota.

Denny menambahkan, ada tiga faktor penyebab banjir di Jakarta. Yakni, hujan di hulu, hujan lokal, serta air laut pasang. Jika ketiganya terjadi secara bersamaan akan berdampak besar bagi banjir di Jakarta.

"Karena 40 persen wilayah di Jakarta ini dalam bentuk lembah. Kalau ketiga penyebab banjir itu terjadi bersamaan harus diwaspadai," ujarnya.

Dengan adanya normalisasi kali dan saluran yang dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, tentu sangat membantu mengurangi banjir di Ibukota. Banjir yang terjadi saat ini bisa surut dalam hitungan jam. Padalah, sebelumnya banjir yang melanda bisa sampai berhari-hari.

"Dengan normalisasi banjir bisa surat dalam waktu 2-3 jam saja. Sebelumnya kan sampai sehari, dua hari, bahkan ada yang sampai tujuh hari," tandasnya.

Selain banjir, hal yang perlu diwaspadai dengan adanya fenomena La Nina ini adalah longsor dan angin puting beliung.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5916 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2392 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2126 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1723 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1651 personNurito