You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Polisi Terus Lakukan Uji Digital Forensik Videotron Porno
photo Suparni - Beritajakarta.id

Uji Digital Forensik Videotron Porno Dilanjutkan

Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan atas kejadian tayangan film porno di videotron Jalan Prapanca Raya, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Jumat pekan lalu.

Mudah-mudahan ada perkembangan hari ini, setelah kita periksa saksi-saksi dan barang bukti

"Mudah-mudahan ada perkembangan hari ini, setelah kita periksa saksi-saksi dan barang bukti," ujar Kombes Pol Awi Setiyono, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Senin (3/10).

Kasus Tayangan Videotron akan Didalami

Menurutnya, dari hasil uji digital forensik terhadap barang bukti berupa CPU, telepon seluler dan keterangan saksi-saksi baik dari perusahaan pengelola videotron maupun dari pegawai dinas pelayanan pajak ini, bisa diketahui apakah tayangan porno tersebut muncul karena disengaja dengan motif tertentu atau ulah hacker.

"Tim cyber terus mendalami, dan akan dilihat kemungkinan-kemungkinannya," tandasnya.

Sementara itu, hingga saat ini lokasi videotron di perempatan jalan Prapanca Raya masih di beri garis polisi, videotron tidak difungsikan (mati) padahal masih mempunyai hak tayang hingga 29 Oktober 2016. Diduga terkait pelanggaran Peraturan Gubernur Nomor 244 Tahun 2015 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemasangan Reklame.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6879 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5677 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3394 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2126 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1894 personAnita Karyati