You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Ajak Siswa SMP Nonton Guru Bangsa Tjokroaminoto
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Basuki Ajak Pelajar SMP Nobar Film Guru Bangsa Tjokroaminoto

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama kembali menyempatkan diri untuk nonton bareng (nobar) di sela-sela kesibukannya. Kali ini giliran para murid SMP dari berbagai wilayah di Ibukota yang diajak nobar film berjudul Guru Bangsa Tjokroaminoto.

Kita ajak biar anak-anak SMP mulai kenal sejarah. Karena sekarang anak SMP mulai lupa sejarah

"Kita ajak biar anak-anak SMP kenal sejarah. Karena sekarang anak SMP mulai lupa sejarah," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/10).

Kegiatan nobar ini rutin diadakan Basuki. Sebelumnya, petugas pemadam kebakaran, Pekerja Harian Lepas (PHL), hingga atlet ikut diajak nobar film Indonesia.

Basuki Ajak PHL Dinas Tata Air Nobar

"Kalau anak SMA terlalu matang nonton film ini. Kalau anak SD, saya khawatir mereka kurang ngerti. Jadi kami pilih anak SMP," ujarnya.

Film Guru Bangsa Tjokroaminoto sendiri menceritakan tentang kisah perjuangan dari Tjokroaminoto dalam melawan kebijakan-kebijakan yang diterapkan pemerintah Hindia Belanda di awal tahun 1900.

Fim ini dibintangi sederet aktor dan aktris papan atas tanah air seperti Reza Rahadian, Christine Hakim, Didi Petet, Alex Komang, Sujiwo Tedjo, Ibnu Jamil dan Egi Fedly. Film Guru Bangsa Tjokroaminoto dirilis pada tahun 2015.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6149 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1275 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati