You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penertiban Bangunan di Bantaran Kali Krukut Dimulai
photo Suparni - Beritajakarta.id

Penertiban Bangunan di Bantaran Kali Krukut Dimulai

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, hari ini akan melakukan penertiban untuk normalisasi Kali Krukut di kawasan Kemang dan Petogogan.

Pak Wali Kota akan memimpin langsung penertiban di dua lokasi yaitu di Hotel Pop Kemang dan bantaran Kali Petogogan

"Pak Wali Kota akan memimpin langsung penertiban di dua lokasi yaitu di Hotel Pop Kemang dan bantaran Kali Petogogan," ujar Lestari Ady Wiryono, Kepala Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Jakarta Selatan, Rabu (12/10).

Menurutnya hasil survey Sudin Penataan Kota sejak September lalu, Hotel Pop memanfaatkan lahan disisi kali bukan kepemilikan atas sertifikat miliknya untuk pos jaga, pagar dan tangki air. Sedang di bantaran kali di Petogogan ada empat bangunan yang akan dibongkar karena penghuni mengaku tidak memiliki sertifikat lahan yang ditempati.

Pembongkaran Bangunan Kemang Tunggu Trase

"Empat KK tersebut sepakat direlokasi  dan sudah dipindahkan ke Rusun Marunda, Selasa kemarin," tandasnya.

Normalisasi Kali Krukut ini nantinya secara bertahap akan melibatkan lima kecamatan dan 13 kelurahan di Jakarta Selatan. Dari hasil inventarisasi ada 504 bidang yang terindikasi melanggar Izin Mendirikan Bangunan. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6776 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5668 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2936 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2112 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1880 personAnita Karyati