You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
djarot meresmikan RPTRA Pinang Pola
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

RPTRA Pinang Pola akan Terintegrasi Hutan Kota

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pinang Pola di Jalan Pinang 2 RT 04/02 Kelurahan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan terintegrasi dengan hutan kota Pondok Labu yang lokasinya bersebelahan dengan RPTRA.

Kalau kita lihat, inikan (RPTRA Pinang Pola) masih terkait dengan hutan kota Pondok Labu. Kenapa kita tidak bikin ini terintegrasi saja?

"‎Kalau kita lihat, inikan (RPTRA Pinang Pola) masih terkait dengan hutan kota Pondok Labu. Kenapa kita tidak bikin ini terintegrasi saja?" kata Djarot usai meresmikan RPTRA Pinang Pola, Kamis (13/10).

Menurut Djarot, integrasi ini akan menciptakan taman Monumen Nasional (Monas) mini di Kelurahan Pondok Labu. Kehadiran taman yang luas tentunya semakin menguntungkan bagi anak-anak untuk bermain dan berinteraksi.

Djarot Minta Tanaman di RPTRA Pinang Pola Dilengkapi

"Ruang terbuka ‎itu bisa menjadi semakin luas. Sehingga ruang bermain anak-anak itu bisa menjadi semakin luas. Saya bilang nanti, ya seperti Monas. Monas mini yang ada di Pondok Labu‎," tandas Djarot.

Djarot melanjutkan, kehadiran ruang terbuka hijau yang luas mampu mewujudkan kenyamanan warga setelah sibuk dengan rutinasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3456 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2348 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1188 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye938 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye925 personFakhrizal Fakhri