You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebersamaan Ulama dan Umara Perkuat Kerukunan Masyarakat
photo Doc - Beritajakarta.id

Kebersamaan Ulama dan Umara Perkuat Kerukunan Masyarakat

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara mengimbau ulama dan umara untuk bersama merangkul umat agar menjaga persatuan kesatuan bangsa. Dengan begitu, provokasi dari oknum tertentu untuk mengadu domba masyarakat dapat segera ditangkal.

Kami harap kebersamaan antara ulama dan umara dapat terus terbina dengan baik

Wali Kota Jakarta Utara, Wahyu Haryadi mengatakan, sosok ulama dan umara sangat berpengaruh dalam membentuk masyarakat memiliki akhlak yang baik, dan merangkul umat agar senantiasa menjaga persatuan.

"Kami harap kebersamaan antara ulama dan umara dapat terus terbina dengan baik," ungkapnya saat mengunjungi Masjid Al Ikhwan, Kelurahan Marunda, Cilincing, Jumat (14/10).

Djarot Minta Ulama dan Umara Jaga Persatuan

Di hadapan para ulama dan warga setempat, Wahyu mengatakan, peran ulama dan umara justru sangat diperlukan. Mereka harus bersatu dalam menghadapi masalah yang dihadapi. Sehingga apabila ada oknum yang akan membuat kekacauan atau adu domba, dengan cepat bisa diatasi dan ditangkis.

"Masyarakat Jakarta Utara beragam suku dan agama. Perbedaan itu adalah harmonisasi bagaimana menjaga kerukunan umat beragama. Dengan begitu akan tercipta wilayah yang kondusif," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye9757 personAnita Karyati
  2. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5229 personTiyo Surya Sakti
  3. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye3852 personAnita Karyati
  4. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2097 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye1996 personFakhrizal Fakhri