You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Investor Korsel Mulai Observasi Wisata Pulau Seribu
photo Humas Kep Seribu - Beritajakarta.id

Investor Korsel Mulai Observasi Wisata Pulau Seribu

Investor Korea Selatan mulai observasi potensi wisata di Kepulauan Seribu. Salah satu yang akan dikembangkan adalah konsep ecotourism.

Pertemuan hari ini untuk membahas rencana kerjasama antara DKI Jakarta dengan Kepulauan Jeju Korea Selatan untuk ecotourism antara Kabupaten Pulau Seribu dan Jeju

"Pertemuan hari ini untuk membahas rencana kerjasama antara DKI Jakarta dengan Kepulauan Jeju Korea Selatan untuk ecotourism antara Kabupaten Pulau Seribu dan Jeju," kata Andreas, Perwakilan Development Jeju Kosel, Rabu (19/10).

Ia mengatakan, pihaknya juga telah meninjau sejumlah pulau sebelum Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo datang ke kota Jeju, Korsel.

Investor Korsel Tertarik Berinvestasi di Pulau Seribu

Kunjungan bertujuan untuk berkoordinasi dengan sejumlah development wisata agar berkembang untuk mendatangkan wisatawan luar negeri.

"Pemkab Kepulauan Seribu jalin kerjasama dengan percontohan Kepulauan Jeju, Korea Selatan yang sudah berhasil dan ramai dikunjungi oleh jutaan wisatawan asing,"  ujarnya.

Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo menjelaskan, pertemuan ini merupakan tindaklanjut sebelumnya Gubernur DKI Jakarta dengan Gubernur Jeju.

"Konsep kerja sama antara kedua pemerintahan ini berprinsip menguntungkan masyarakat setempat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1175 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1151 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye923 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye918 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye839 personBudhi Firmansyah Surapati