You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Normalisasi Kali Beton Ditargetkan Rampung Akhir Oktober
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Normalisasi Kali Beton Ditarget Rampung Akhir Oktober

Kali Beton sepanjang dua kilometer yang melintasi empat kelurahan di Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat dinormalisasi Suku Dinas Tata Air setempat.

Pengerjaan dilakukan dari mulai Jalan Sukarjo Wiryopranoto, Kelurahan Maphar dan ujungnya di Jalan Manggis, Kelurahan Mangga Besar

Kepala Sudin Tata Air Jakarta Barat, Imron Syahrin mengatakan, untuk mercepat jalannya normalisasi, dua eskavator dikerahkan.

Aliran Kali Beton yang lebarnya enam meter ini melintas di empat kelurahan di Kecamatan Tamansari, yaitu dari mulai Kelurahan Maphar, Tamansari, Tanggi dan Mangga Besar yang selanjutnya bermuara ke Anak Kali Ciliwung.

Pengerukan Kali Pesanggrahan Sudah Dua Kilometer

“Pengerjaan dilakukan dari mulai Jalan Sukarjo Wiryopranoto, Kelurahan Maphar dan ujungnya di Jalan Manggis, Kelurahan Mangga Besar,” ujar Imron, Kamis (20/10).

Dijelaskan Imron, normalisasi Kali Beton atas permintaan warga. Pengerukan lumpur kali sudah berjalan satu bulan lebih. Saat ini, pengerukan sudah memasuki tahap akhir karena sudah di Jalan Manggis. Sehingga diperkirakan akan rampung akhir bukan ini.

Hendrawan (47), warga RW 04, Kelurahan Maphar menuturkan, sekitar 10 tahun lebih kali tersebut tidak pernah disentuh petugas. Imbasnya, wilayah tersebut rawan tergenang saat hujan.

"Mudah-mudahan dengan dikeruknya lumpur, maka wilayah kami terbebas dari genangan,” tandas Hendrawan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati