You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
photo Doc - Beritajakarta.id

Jadi Gubernur, Basuki Enggan Tempati Rumah Dinas

Basuki T Purnama tidak akan menempati rumah dinas Gubernur DKI di Jalan Taman Suropati nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat jika nanti resmi dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta. Pria yang akrab disapa Ahok itu mengaku sudah nyaman tinggal di rumah pribadinya di Pantai Mutiara, Jakarta Utara.

(Tinggal) di rumah pribadi kayaknya. Saya pilih rumah saya yang nyaman saja

"Tinggal di rumah pribadi kayaknya. Saya pilih rumah saya yang nyaman saja," kata Basuki, saat ditanya mengenai rencananya menempati rumah dinas, Kamis (24/7) malam

Selain nyaman, kata Basuki, dirinya senang dengan pemandangan laut menginggat rumah pribadinya berdekatan dengan pantai. "Saya itu setiap pagi butuh merenung ke laut, renungin macam-macam," ucapnya.

Jika Jadi Gubernur, Ahok Prioritaskan Pembangunan 6 Tol

Tak hanya itu, dirinya juga memikirkan sekolah ketiga anaknya, yakni Nicholas, Nathania, dan Daud Albeenner. Sebab ketiga anaknya, bersekolah di sekitar kediamannya saat ini. "Kalau pindah ke rumah dinas, anak-anak repot ke sekolahnya juga," ujarnya.

Diakui Basuki, dirinya hanya akan menggunakan rumah dinas saat akhir pekan saja atau ketika menerima tamu penting. Dia pun menampik jika disebut rumah pribadinya lebih besar dibandingkan dengan rumah dinas yang disediakan.

"Di TS 7 untuk terima tamu saja. Kalau Sabtu dan Minggu ada kegiatan, baru tidur dan mandi di situ," ucapnya. Agar tidak tidak terlihat kosong, dirinya akan meminta sang adik untuk menempati rumah dinas tersebut. Terlebih menurut Basuki, rumah yang tidak ditempati akan menjadi pengap. "Kalau di TS 7 kan kalau tidak ditinggalin, kan jadi pengap. Jadi mungkin saya suruh adik saya saja nginep di situ, supaya ada hawa manusianya," katanya.

Meski rumah pribadinya jauh dari pusat kota, tidak menjadikan halangan bagi Basuki. Menginggat selama hampir dua tahun menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta dirinya telah menjalani rutinitas tersebut. "Pak Prabowo rumahnya di Hambalang, oke-oke saja tuh. Jadi ya tidak ada masalah kalau tetap di rumah pribadi," ujarnya.

Kepala Biro Umum DKI Jakarta, Agustino Darmawan mengatakan, semua fasilitas akan dicabut dari Joko Widodo yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Pencabutan fasilitas akan dilakukan setelah Jokowi resmi mundur dari jabatannya. Jokowi pun telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai presiden terpilih. Fasilitas yang dicabut seperti rumah dinas, kendaraan dinas, serta fasilitas lainnya. Nantinya fasilitas tersebut akan diberikan kepada Gubernur DKI Jakarta berikutnya setelah adanya pelantikan.

Saat ini, rumah dinas Gubernur DKI belum ditempati kembali, setelah ditinggal Jokowi sejak 1 Juni lalu, lantaran mengambil cuti untuk fokus dalam pemilihan presiden (Pilpres). Sementara untuk fasilitas Wakil Gubernur juga diberlakukan kebijakan yang sama, yakni dicabut dari Basuki dan diserahkan kepada pejabat yang terpilih nantinya. Selama ini pun, Basuki tidak menempati rumah dinas Wakil Gubernur DKI yang telah disiapkan. Ada dua lokasi rumah dinas Wakil Gubernur yakni di Jalan Denpasar, Blok C17/48, dan Jalan Besakih Blok E11/35.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye9093 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye3000 personAnita Karyati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye1557 personFakhrizal Fakhri
  4. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1501 personDessy Suciati
  5. Daftar Kantong Parkir Telkomsel Digiland Run 2026, Cek Lokasinya!

    access_time14-05-2026 remove_red_eye1420 personAldi Geri Lumban Tobing