You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puluhan PPSU dan PHL Bersihkan yang Sumbat Crossing
photo Nurito - Beritajakarta.id

Sampah Sumbat Crossing di Jl DI Panjaitan Dibersihkan

30 petugas gabungan dari Penanganan Prasarana dan Sarana (PPSU) dan Pekerja Harian Lepas (PHL) Suku Dinas Tata Air Jakarta Timur membersihkan sampah yang menyumbat crossing di Jalan DI Panjaitan, Kebon Nanas, Jatinegara.

Tumpukan karung pasir yang menutupi crossing ini jadi pemicu banjir di Jalan DI Panjaitan

Pantauan Beritajakarta.com, petugas PPSU dan PHL Suku Dinas Tata Air Jakarta Timur berjibaku mengangkat sampah dari crossing di lokasi dengan peralatan seadanya. Khususnya sampah yang menuju ke Kali Cipinang. Sampah-sampah yang diangkut selanjutnya dimasukan ke dalam karung lalu dikumpulkan di trotoar jalan.

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, seluruh karung pasir dan sampah yang diangkut dari crossing ini akan langsung dibuang. Sebab jika dibiarkan di lokasi, dikhawatirkan akan dimasukkan kembali oknum tidak bertanggung jawab ke dalam crossing.

Hujan Deras, Jalan DI Panjaitan Tergenang

"Tumpukan karung pasir yang menutupi crossing ini jadi pemicu banjir di Jalan DI Panjaitan. Apalagi sampahnya juga banyak sekali," kata Bambang saat meninjau crossing yang ditutupi karung pasir.

Menurut Bambang, apabila crossing tidak tertutup tumpukan pasir, ruas Jalan DI Panjaitan seharusnya tidak tergenang hingga tiga jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2488 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1310 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1054 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1053 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye890 personDessy Suciati