You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
ITF Bisa Produksi Listrik Hingga 30 Mw
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

ITF Bisa Produksi Listrik Hingga 30 MW

Pengolahan sampah melalui Intermediate Treatment Facilities (ITF) memiliki beberapa keunggulan. Salah satunya yakni bisa memproduksi listrik mencapai 20-30 megawatt (MW), asalkan dikelola dengan baik.

Keuntungannya sampah bisa diolah lebih baik. Kemudian dapat energi sampai 20-30 megawatt. Luar biasa kalau itu bisa dilakukan

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengatakan, ITF merupakan langkah untuk mengatasi permasalahan sampah. "Keuntungannya sampah bisa diolah lebih baik. Kemudian dapat energi sampai 20-30 megawatt. Luar biasa kalau itu bisa dilakukan," kata Sumarsono, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/11).

Namun, setiap harinya jumlah sampah yang masuk harus stabil. Dibutuhkan hingga 2.000 ton per hari untuk bisa menghasilkan 20-30 megawatt listrik. Di Jakarta sendiri produksi sampah setiap harinya mencapai 6.000-7.000 ton sampah.

DKI akan Bangun ITF di TPST Bantar Gebang

"ITF ini bukan satu-satunya jalan dalam mengatasi permasalahan sampah tapi setidaknya itu lebih baik," tandasnya.

Dinas Kebersihan DKI Jakarta sendiri berencana membangun sebanyak lima ITF. Salah satunya akan dibangun oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dalam waktu dekat. Satu lokasi lainnya akan dibangun di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

    access_time19-04-2026 remove_red_eye4595 personNurito
  2. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1404 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1069 personFolmer
  4. Transjakarta Raih Penghargaan WOW Brand 2026

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1033 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pansus Perparkiran Bahas Optimalisasi Pendapatan Sektor Parkir

    access_time21-04-2026 remove_red_eye981 personFakhrizal Fakhri