You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pohon Rawan Tumbang Akan Diinventarisir
photo Doc - Beritajakarta.id

Pohon Rawan Tumbang akan Diinventarisir

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menginventarisir pohon rawan tumbang. Mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan.

Inventarisir untuk mengetahui pohon yang perlu ditebang karena lapuk atau membahayakan. Kemudian perlu dilakukan pemangkasan beban daun untuk mengurangi berat pohon

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengatakan telah menginstruksikan kepada Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta untuk menginventarisir pohon tumbang. Selanjutnya pohon-pohon yang dinilai membahayakan langsung ditebang.

"Inventarisir untuk mengetahui pohon yang perlu ditebang karena lapuk atau membahayakan. Kemudian perlu dilakukan pemangkasan beban daun untuk mengurangi berat pohon," kata Sumarsono, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (16/11).

Lima Pohon dan Satu PJU Roboh Saat Hujan

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi resiko sekecil apapun. Kendati demikian pihaknya juga tetap akan mengintensifkan kinerja petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) selama musim penghujan.

"Ketika hujan deras selain banjir kami juga mengintensifkan pasukan oranye untuk melancarkan seluruh gorong-gorong, seluruh saluran air, termasuk mengecek 38 pintu air. Kesiapsiagaan terus kami tingkatkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6741 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5662 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2823 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2109 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1874 personAnita Karyati