You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Mulai Sosialisasikan E-Warong
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

DKI Targetkan 210 E-Warong

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono membuka secara resmi sosialisasi Elektronik Warung Gotong-Royong (e-Warong) dan Kredit Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (KUBe PKH) Jasa di Provinsi DKI Jakarta. Ditargetkan akan ada 210 e-Warong di Ibukota.

Di DKI Jakarta ditargetkan ada 210 e-Warong dan sampai saat ini baru satu di Johar Baru

"Di DKI Jakarta ditargetkan ada 210 e-Warong dan sampai saat ini baru satu di Johar Baru," ujar Sumarsono, di Balai Agung, Jumat (18/11).

Lebih lanjut, setelah diberikan pemahaman secara menyeluruh, maka dirinya akan segera mengeluarkan Intruksi Gubernur (Ingub) agar memiliki pegangan jika terjadi sesuatu dengan jelas dan tegas.

Tiap Jumat, Plt Gubernur ke Lapangan Serap Aspirasi Warga

"Saya minta seluruh wilayah menyiapkan dengan baik dan juga memahami dengan baik," tandasnya.

Dikatakan Sumarsono, e-Warong dan KUBe PKH Jasa ini merupakan program Kementerian Sosial RI kepada masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan bantuan dalam bentuk bantuan uang non cash atau e-Wallet.

Sosialisasi yang digelar di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta ini juga dihadiri Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6800 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6185 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1415 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1334 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1251 personAldi Geri Lumban Tobing