You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Satgas Tata Air Lakukan Penanganan Genangan di Sekitar Mabes Polri
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Saluran Air di Kawasan Mabes Polri Dibersihkan

Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan melakukan pengerukan lumpur di saluran air kawasan Mabes Polri dan Lapangan Bhayangkara, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru.

Selain mengeruk lumpur, tali-tali air di pedestrian itu juga dibersihkan agar air dari jalan mudah mengalir ke saluran

"Selain mengeruk lumpur, tali-tali air di pedestrian itu juga dibersihkan agar air dari jalan mudah mengalir ke saluran," kata Holi Susanto, Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan, Senin (21/11).

Holi menyampaikan, untuk mengeruk lumpur di saluran dengan lebar 80 sentimeter dan kedalaman satu meter tersebut, pihaknya mengerahkan puluhan Satuan Tugas (Satgas) Tata Air dibantu petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

Saluran Air Jl Raya Perjuangan akan Dilebarkan

"Kami juga operasikan crane berukuran kecil untuk mengangkat plat tutup saluran," ujarnya.

Ia melanjutkan, dalam pengerukan lumpur ini, pihaknya membongkar pedestrian di samping lapangan Bhayangkara. Pembongkaran dilakukan karena di bawah saluran terdapat saluran penghubung (Phb) selebar kurang lebih dua meter.

"Tiap lima meter kita buat manhole agar satgas bisa masuk ke dalam saluran Phb dan menguras. Kita targetkan dua minggu selesai," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6284 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2732 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2277 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1910 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1785 personNurito