Razia Pangan Digelar di Enam Pasar di Jaktim
Sebanyak 72 petugas gabungan menggelar razia produk pangan di enam pasar di Jakarta Timur, Senin (21/11). Sasarannya adalah produk pertanian, peternakan dan perikanan yang mengandung zat kimia berbahaya.
Razia masih terus dilakukan. Dari enam pasar, baru empat yang sedang dilakukan pemeriksaan
Satu per satu sejumlah produk pangan diambil sampelnya oleh petugas. Mulai dari tahu, ikan asin, bakso, mie kuning, produk olahan dan sejumlah komoditi lainnya. Seluruhnya diperiksa di empat laboratorium yang standby di Pasar Kramat Jati. Yakni Lab Kesmavet, BPOM, Pertanian dan Laboratorium Perikanan.
Pangan Berformalin dan Boraks Ditemukan di Jaktim
Kasie Perikanan Sudin Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Timur, Mahad mengatakan, razia pangan dilakukan untuk menjaring pangan yang mengandung zat kimia berbahaya. Seperti formalin, boraks, rodhamin dan zat kimia berbahaya lainnya.
Razia dilakukan di enam pasar tradisional. Yakni Pasar Kramat Jati, Cijantung, Ciracas, Cibubur, Jambul dan Ciplak. "Razia masih terus dilakukan. Dari enam pasar, baru empat yang sedang dilakukan pemeriksaan. Sejauh ini belum ada temuan dari razia ini, hasilnya masih negatif" kata Mahad.
Razia hingga pukul 11.00 masih terus dilakukan petugas. Masing-produk di setiap pasar, rata-rata diambil sampelnya sekitar 20-24 item. Seperti produk perikanan ada 20 item, perikanan 20 item dan pertanian 24 item.