You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
582 Pemilik Kost di Tamansari Tunggak Pajak
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

582 Usaha Rumah Kos di Taman Sari Tunggak Pajak

Sebanyak 582 dari 709 usaha rumah kos di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat menunggak pajak.

Petugas UPPD Taman Sari saat ini sedang mendata rumah kos

Saat ini Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Taman Sari tengah  menyambangi sekaligus mendata ulang rumah kos di wilayahnya.

31 WP di Kramat Jati Tunggak PBB-P2

Camat Taman Sari, Paris Limbong mengutarakan, dari 709 total usaha rumah di wilayahnya, hanya 129 di antaranya yang membayar pajak. Sementara 582 sisanya, masih menunggak pajak antara satu hingga tujuh bulan.

"Petugas UPPD Taman Sari saat ini sedang mendata rumah kos yang masih beroperasi dan tutup," katanya, Senin (21/11).

Paris menjelaskan, upaya yang dilakukan UPPD Taman Sari ini dilakukan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) No 11 tahun 2010 tentang Pajak Hotel dan Hunian Kos.

"Dalam aturan itu disebutkan, rumah kos yang lebih dari 10 kamar harus membayar pajak sebesar 10 persen," sambungnya.

Ia mengimbau kepada 582 pemilik rumah kos di wilayah untuk segera melunasi hutang pajaknya paling lambat akhir tahun ini.

"Bila tidak membayar, bisa disanksi pencabutan izin sampai penutupan rumah kos," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1146 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1057 personAnita Karyati
  3. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye887 personDessy Suciati
  4. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye844 personAnita Karyati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye836 personAnita Karyati