You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
TMR Kejar Target Pengunjung di Libur Panjang
photo Doc - Beritajakarta.id

TMR Kejar Target Pengunjung Dilibur Panjang

Taman Margasatwa Ragunan (TMR) menargetkan sebanyak lima juta pengunjung pada tahun 2016. Periode Januari sampai November, sudah sebanyak 4,5 juta orang berkunjung ke tempat konservasi seluas 140 hektare ini.

Mudah-mudah bisa memenuhi kekurangan, prediksi hanya 4,7 juta pengunjung karena kondisi cuaca, di mana curah hujan sedang tinggi, dan liburan sekolah agak pendek

Humas TMR, Wahyudi Bambang mengatakan, masa libur sekolah, Natal, dan jelang pergantian tahun diharap bisa memenuhi kekurangan target pengunjung.

"Mudah-mudah bisa memenuhi kekurangan, prediksi hanya 4,7 juta pengunjung karena kondisi cuaca, di mana curah hujan sedang tinggi, dan liburan sekolah agak pendek," ungkap Bambang, Senin (5/12).

Pengunjung TMR Capai 386.069 Orang saat Lebaran

Tempat wisata yang memiliki koleksi satwa 2025 ekor dari 220 spesies ini juga melakukan upaya untuk menarik pengunjung seperti, penyediaan stan-stan foto dan penambahan sarana bermain anak di Taman Satwa Anak (Children Zoo). Selain itu, dalam rangka reboisasi, pihaknya juga menanam 50 bibit pohon.

"Stan foto satwa dibuat secara tematis. Kita buatkan background yang ornamennya seperti real dan alami seperti kolam ikan, batu-batu alam, air mancur, kemudian dibuat taman yang nyaman untuk berfoto," tandas Bambang

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1188 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye984 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye954 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye862 personBudhi Firmansyah Surapati