You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PSN di Penggilingan Nihil Jentik Nyamuk
photo Nurito - Beritajakarta.id

PSN Digencarkan di Penggilingan

Lingkungan warga RT 14/05 Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, menjadi sasaran kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Sebab sejak awal Desember hingga pertengahan bulan ini ditemukan ada lima kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) di wilayah tersebut.

Saya keliling ke sejumlah rumah, cek kamar mandinya. Ternyata semuanya bersih kinclong, tidak ditemukan jentik nyamuk

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana, bersama jajarannya langsung melakukan PSN. Sejumlah rumah warga di Jalan Komarudin Penggilingan itu disambangi. Namun hasilnya, tidak ditemukan adanya jentik nyamuk.

"Saya keliling ke sejumlah rumah, cek kamar mandinya. Ternyata semuanya bersih, tidak ditemukan jentik nyamuk," kata Bambang, Jumat (16/12).

Cegah DBD, PSN Dilakukan di Tujuh Tatanan

Mengenai adanya kasus DBD di wilayah tersebut, ia menduga, korban terserang DBD dari wilayah lain. Misalnya di sekolah atau sedang bermain ke tempat lain.

Lurah Penggilingan, Usdiyati menambahkan, sejak awal Desember hingga pertengan bulan ini, ditemukan adanya lima kasus DBD di wilayahnya. Kebanyakan yang terkena anak-anak usia sekolah. "Dari awal bulan hingga pertengahan bulan ini ada lima kasus. Namun belum diketahui di mana lokasi kena DBDnya," tandasnya

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2526 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1345 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1092 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1092 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye785 personFakhrizal Fakhri