You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kasus Kebakaran di Ibukota Menurun
photo Doc - Beritajakarta.id

Kasus Kebakaran di Ibukota Menurun

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) DKI Jakarta mencatat kasus kebakaran di Ibukota selama periode 2016 menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Trennya tahun ini menurun

Kepala Dinas PKP DKI Jakarta, Subejo mengatakan, tahun ini kebakaran di Jakarta berjumlah 1.139 kasus. Sementara tahun lalu, kebakaran mencapai 1.540 kasus.

"Trennya tahun ini menurun. Bisa diasumsikan kesadaran warga akan bahaya kebakaran semakin meningkat," katanya, Jumat (23/12).

Warga Pulau Untung Jawa Dilatih Gunakan APAR

Subejo menuturkan, sepanjang tahun ini pihaknya juga rutin menggelar sosialisasi sekaligus pelatihan penanganan kebakaran.

"Penyebab kebakaran terbanyak karena listrik berjumlah 836 kasus. Penyebab terbanyak kedua akibat kompor gas sebanyak 80 kasus," ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, selama 2016, kasus kebakaran paling banyak terjadi di Jakarta Barat sebanyak 275 kasus. Disusul Jakarta Utara 249 kasus, Jakarta Selatan 239 kasus, Jakarta Timur 234 kasus dan Jakarta Pusat 139 kasus. 

Sementara kasus kebakaran terendah berada di Kepulauan Seribu yang hanya sebanyak tiga kasus. Jumlah

korban tewas selama 2016, tercatat ada sebanyak 20 orang. Sedangkan jumlah kerugian jiwa sebanyak 11.719 warga dan kerugian materil Rp 212 miliar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1850 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1397 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1091 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1061 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye980 personAnita Karyati