You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jam Malam Diberlakukan Pasca Tawuran Warga di Manggarai
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Lokasi Tawuran di Manggarai Diberlakukan Jam Malam

Kecamatan Tebet bersama dengan TNI/Polri dan tokoh masyarakat, sepakat memberlakukan jam malam bagi warga RW 04, Kelurahan Manggarai, guna mengantisipasi terjadinya kembali tawuran antar warga. 

Sesuai kesepakatan, warga yang masih kedapatan nongkrong di atas jam 22.00 akan dibubarkan polisi

Camat Tebet, Mahludin mengatakan, usai peristiwa tawuran yang terjadi dua hari terakhir, warga dilarang berkerumun di atas pukul 22.00.  

"Nggak boleh nongkrong di taman atau di pinggir jalan sampai jam 22.00. Sesuai kesepakatan, warga yang masih kedapatan nongkrong di atas jam 22.00 akan dibubarkan polisi," ungkap Mahludin, Senin (9/1).

None Buku Ajak Warga Lupakan Tawuran dengan Baca Buku

Dikatakan Mahludin, kepolisian telah mengantongi nama sejumlah pemuda yang terlibat tawuran dan dianggap sebagai pentolan dari kedua belah pihak.

Pihaknya, kata Mahludin, juga mengingatkan kepada pengurus RT/RW setempat, agar mengantisipasi adanya keterlibatan warga dari luar wilayahnya yang justru memperkeruh suasana.

"Disinyalir ada keterlibatan warga di luar Manggarai. Karena berteman diajak bela kampungnya. Ternyata pak RW juga nggak tahu kalau ada yang bukan warga mereka ikut tawuran," ungkap Mahludin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6180 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3802 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3038 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2964 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1569 personFolmer