You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rapat Kerja Ke Yogyakarta Gunakan 5 Gerbong Kereta
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Rapat Kerja ke Yogyakarta Gunakan Lima Gerbong Kereta

Rapat kerja yang akan digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di atas kereta wisata rencananya menggunakan satu rangkaian kereta yang terdiri dari lima gerbong.

Jadi kita akan gunakan kereta rangkaian sendiri

Kelima gerbong tersebut meliputi empat gerbong wisata dan satu gerbong eksekutif. Rombongan rapat sendiri nantinya berangkat dari Stasiun Gambir menuju Yogyakarta pada Jumat (13/1) pukul 20.00.

"Jadi kita akan gunakan kereta rangkaian sendiri. Mesin, gerbong, restoran dan jalurnya tersendiri," kata Andri Yansyah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Senin (9/1).

Rapat Kerja di Kereta Wisata Gantikan Rapim (Keep)

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menjelaskan, sesampainya di Yogyakarta, rombongan dijadwalkan akan diterima langsung Gubernur Daerah Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X.

"Nantinya akan ada jamuan makan malam dan penjelasan seluk beluk kerajaan di sana," tuturnya.

Pria yang akrab disapa Soni ini melanjutkan, rombongan setelah itu diagendakan mengunjungi sejumlah tempat bersejarah yang ada di Yogyakarta seperti Candi Borobudur.

"Kami persilakan pejabat yang tidak bisa ikut karena berhalangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye26912 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11420 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6844 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3748 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1792 personFolmer